Parakanmuncang-Sumedang, Lab.AdBos. (Adhebomas-Sakokasra). Pada acara diskusi podcast tentang Usaha Sukses Plus Organik, 29 September 2025, Prof. Dr. Ir. Saratri Wilonoyudho, MSi., Aktivis & Pengamat Lingkungan dan Perikanan, Pengawasan Pajak & Korupsi, serta Ketua Penasehat DPP GNP TIPIKOR ini menyatakan bahwa eksplorasi limbah organik bsa digunakan sebagai bahan pakan ikan organik.  Mengutip paparan Yuli Andriani. Bahwa pemberian pakan buatan dalam budidaya ikan secara intensif sangat diperlukan untuk menunjang pertumbuhan ikan secara optimal. Namun, penggunaan pakan buatan atau pelet cenderung menimbulkan biaya yang relatif tinggi sehingga diperlukan bahan baku alternatif sebagai solusi untuk menurunkan biaya pakan.

Hal senada disampaiakan M.Galuh Nurdaya bahwa produksi limbah organik saat ini sangat melimpah, namun penanganannya masih menjadi masalah yang signifikan, terutama terkait dengan pencemaran lingkungan. Salah satu inovasi yang dapat diterapkan untuk mengatasi permasalahan ini adalah pembuatan pakan alternatif dari berbagai macam limbah organik. Limbah organik memiliki potensi besar untuk dimanfaatkan sebagai pakan ikan, yang dapat mengurangi ketergantungan pada pakan komersial. Penggunaan berbagai jenis limbah organik sebagai bahan baku pakan budidaya ikan tidak hanya dapat menghemat biaya produksi, tetapi juga membantu mengurangi volume sampah organik, yang pada gilirannya mendukung pengelolaan lingkungan yang lebih baik.

Rusky Intan Pratama me nyatakan bahwa beberapa bahan baku pakan lokal yang memiliki potensi sebagai pakan alternatif berasal dari limbah makanan manusia dan industri pertanian. Salah satu masalah utama yang dihadapi oleh para pembudidaya ikan adalah terbatasnya ketersediaan pakan berkualitas. Pemanfaatan limbah organik tidak hanya dapat memberikan alternatif sumber pakan ikan yang murah dan berkualitas, tetapi juga dapat mengatasi masalah pembuangan sampah organik yang tidak terkendali. Melalui pemanfaatan yang tepat, limbah organik dapat berkontribusi secara signifikan dalam mengurangi biaya pakan ikan dan mengubah limbah menjadi sumber daya yang bermanfaat.

Sedangkan menurut Iskandar dan M. Fatah Wiyatna dinyatakan bahwa kandungan nutrisi dalam pakan ikan terdiri atas protein, karbohidrat, lemak, air, dan abu (Ardiansyah et al. 2018). Protein merupakan salah satu komponen nutrisi yang paling penting bagi ikan, karena menyusun sekitar 70% dari jaringan tubuh ikan (Muktiani et al. 2013). Umumnya, bahan pakan alternatif untuk ikan berasal dari berbagai limbah yang memiliki kandungan nutrisi yang dapat dimanfaatkan sebagai bahan pakan ikan. Beberapa penelitian telah menunjukkan bahwa limbah organik tertentu dapat dijadikan sebagai bahan baku pakan ikan. Misalnya, penelitian menunjukkan bahwa eceng gondok dapat dimanfaatkan sebagai sumber karbohidrat dalam pakan ikan nila, lele, mujair, mas, dan gurami. Eceng gondok, tumbuhan akuatik yang banyak ditemukan di perairan tawar seperti rawa, danau, sungai, dan kolam, memiliki kandungan protein, lemak, vitamin, dan mineral yang cukup tinggi. **(MSK-004 /AdBos/ AIN/290925)***